kalimat aktif pasif


post kali ini tentang pelajaran bahasa Indonesia

bahas tentang kalimat aktif pasif

sumber-sumber artikel ini berasal dari blog orang lain, ada address nya kok :D

moga bermanfaat :D

 

 

Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif

Kalimat Aktif

Kalimat aktif  adalah kalimat yang predikatnya melakukan suatu  pekerjaan. Ciri

penting yang menandai kalimat aktif, predikat kalimat itu berupa kata kerja yang berawalan

me(N)-  dan b er – . Namun demikian, tidak  sedikit kalimat aktif yang predikatnya tidak disertai

kedua imbuhan  tersebut, misalnya yang terjadi pada kata  makan dan  minum.

(1) Bu Lurah sedang asyik makan tape.

(2) Supaya sistem pencernaan kita sehat, setiap pagi kita perlu minum air putih.

(3)   Saya  akan pergi sekarang juga.

(4)   Pak Menteri akan datang malam ini.

(5)   Kakak telah menikah dua tahun yang lalu.

Berdasarkan hubungan antara predikat dengan objeknya, kalimat aktif dapat dibagi

kedalam empat kelompok.

a. Kalimat aktif (transitif) yakni kalimat aktif yang predikatnya

memerlukan objek.

(1)  Pemerintah  tengah mengembangkan    industri mobil nasional.

S P      O

(2)  Narapidana itu  sud ah mencuri   ayam milik Pak Lurah  dua kali.

S        P      O      K

b.  Kalimat aktif semitransitif,  yakni kalimat yang predikatnya

memerlukan pelengkap.

Contoh:

(1) Pengembangan industri nasional  bergantung  pada ntutu SDM-nya.

S    P    Pel.

(1)  Usahanya   hanva bermodalkan  kejujuran dan keberanian .

S         P         Pel.

c. Kaliraat aktif dwitransitif, yakni  kalimat yang memerlukan objek  dan

pelengkap secara sekalius.

Contoh:

(1)  Kakak  meminjami  kawannya sebuah novel.

S P      O Pel.

(2)  Ayah  membelanjai  ibu  pakaian.

S P O Pel.

d. Kalimat aktif intransitif,  yakni kalimat yang predikatnya tidak

memerlukan objek ataupun pelengkap.

Contoh:  (l) Ibu memasak di dapur.

S P    Ket.

(2)  Ani  bernyanyi

S P

Kalimat Pasif

Kalimat pasif  adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan.  Kalima aktif, antara lain,

ditandai oleh predikatnya yang berawalan di- atau ter-.

Contoh:

(1) Pameran itu akan dibuka oleh Pak Bupati.

(2)    Ali terkejut mendengar kematian sahabatnya.

(3) Soal -soal itu sedang mereka kerjakan.

(4)    Makalah ini harus kami tulis kembali.

(5)    Pemimpin itu harus segera diganti karena sikapnya yang korup.

http://oke.or.id/wp-content/plugins/downloads-manager/upload/Bahasa%20Indonesia%20-%20Kalimat%20Aktif%20dan%20Kalimat%20Pasif.pdf

 

 

KALIMAT AKTIF DAN PASIF

Kalimat aktif adalah Kalimat yang subjeknLIMya melakukan pekerjaan atau melakukan perbuatan.

 

Ciri-ciri :

1. Subjeknya sebagai pelaku.

Helsa Situmorang membaca buku. (Helsa sebagai pelaku)

2. Predikatnya berawalan me- atau ber-.

3. Predikatnya tergolong kata kerja aus.

 

Contoh :

1. Adik membaca buku.

2. Tatang bermain bola.

3. Yuli mandi di kolam renang.

4. Wawan telah membeli buku gambar.

 

Kalimat Pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan atau dikenai perbuatan.

Ciri-ciri :

1. Subjeknya sebagai penderita.

2. Predikatnya berawalan di-, ter-, atau ,ter-kan.

3. Predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang, disusul oleh kata

kerja yang kehilangan awalan).

 

Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif :

1. Subjek akan menjadi Objek

2. Predikat berimbuhan me – ~ di-

3. Bila subjeknya berupa kata ganti orang pada kalimat aktif maka predikat pada kalimat aktif tidak menggunakan awalan di-. Kata ganti orang tersebut diletakkan sebelum predikat tanpa imbuhan.

 

 

 

Contoh :

1. Andi membaca novel di kamar. (Kalimat aktif)

S           P           O           K

 

Novel dibaca Andi di kamar. (kalimat pasif)

S          P           O       K

2. Saya menulis cerita di teras rumah. (aktif)

 

S P O K (kalimat aktif dengan subyek kata ganti orang )

 

Cerita saya tulis di teras rumah. (pasif)

 

S O P K (kalimat pasif kata kerja imbuhan di hilangkan)

Saya sudah membeli buku itu. (aktif)

Buku itu sudah kubeli. (pasif)

http://bagas.wordpress.com/2007/09/05/kalimat-aktif-dan-pasif/

 

Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif Beserta Contoh-contohnya—

Berdasarkan hubungan antara pelaku-tindakan, kalimat dapat digolongkan menjadi kalimat aktif dan kalimat pasif.

 

Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya berperan sebagai aktor atau pelaku.

Contoh:

Saya menolong orang itu.

Mereka mendaki gunung selama satu minggu.

Ayah membaca terus-menerus sampai larut malam.

 

 

Kalimat aktif ada dua macam, yaitu aktif transitif dan aktif intransitif.

 

Kalimat aktif yang predikatnya dapat diberi objek dinamakan kalimat aktif transitif, dan bila tidak dapat diberi objek disebut kalimat aktif intransitif.

Contoh:

Tukang kayu mengecat pintu. (aktif transitif)

Handoko menendang bola. (aktif transitif)

Mobil itu menepi. (aktif intransitif)

Burung-burung itu terbang. (aktif intransitif)

 

 

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya berperan sebagai penderita (dikenai tindakan).

Contoh:

Surat itu sudah kubaca dua kali.

Semua tembok akan dicat lagi.

Sepatunya disemir sampai mengkilat.

 

http://www.yadi82.com/2012/02/kalimat-aktif-dan-kalimat-pasif-beserta.html

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s