uji kandungan glukosa menggunakan benedict


sumber berasal dari blog lain, saya hanya meneruskan

semoga bermanfaat :D

Praktikum I : “Uji kandungan glukosa pada makanan menggunakan Benedict

BAB I

PENDAHULUAN

1.1              Tujuan

Tujuan pengujian kandungan glukosa :

  1. Mengetahui kandungan glukosa pada makanan.
  2. Mengetahui perubahan warna pada makanan yang mengandung glukosa apabila ditetesi benedict.

1.2              Latar belakang

GLUKOSA

Suatu gula monosakarida, adalah salah satu karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai sumber tenaga bagi  hewan dan tumbuhan . Glukosa merupakan salah satu hasil utama fotosintetis  dan awal bagi respirasi . Bentuk alami (D-glukosa) disebut juga dekstrosa, terutama pada industri pangan.

Glukosa merupakan sumber tenaga yang terdapat di mana-mana dalam biologi. Banyak alasan untuk kita kaji mengapa glukosa, dan bukan monosakarida lain seperti fruktosa, yang begitu banyak digunakan. Glukosa dapat dibentuk dari formaldehida pada keadaan abiotik, sehingga akan mudah tersedia bagi sistem biokimia primitif. Hal yang lebih penting bagi organisme tingkat atas adalah kecenderungan glukosa, dibandingkan dengan gula heksosa lainnya, yang tidak mudah bereaksi secara nonspesifik dengan gugus amino suatu protein

 

BENEDICT

Uji benedict adalah uji kimia untuk mengetahui kandungan gula (karbohidrat) pereduksi. Gula pereduksi meliputi semua jenis monosakarida dan beberapa disakarida seperti laktosa dan maltosa.

Nama Benedict merupakan nama seorang ahli kimia asal Amerika, Stanley Rossiter Benedict (17 Maret 1884-21 Desember 1936). Benedict lahir di Cincinnati dan studi di University of Cincinnati. Setahun kemudian dia pergi ke Yale University untuk mendalami Physiology dan metabolisme di Department of Physiological Chemistry.

Untuk mengetahui adanya monosakarida dan disakarida pereduksi dalam makanan, sample makanan dilarutkan dalam air, dan ditambahkan sedikit pereaksi benedict. Dipanaskan dalam waterbath selamaa 4-10 menit. Selama proses ini larutan akan berubah warna menjadi biru (tanpa adanya glukosa), hijau, kuning, orange, merah dan merah bata atau coklat (kandungan glukosa tinggi).

BAB II

METODE PRAKTIKUM

2.1   Waktu dan Tempat

Praktikum uji kandungan glukosa ini dilakukan pada hari Selasa tanggal 15 Januari 2013 di Laboratorium Biologi SMA 1 CIREBON

2.2  Alat dan Bahan

Alat- alat yang digunakan dalam praktikum uji kandungan amilum :

  • Alat :
  1. 8 Gelas Ukur (6 bahan makanan ,1 benedict, 1 air mendidih)
  2. 7 Pipet tetes (6 bahan makanan dan 1 benedict)
  3. 6 tabung reaksi (6 bahan makanan)
  4. Kaki 3
  5. Kompor spiritus
  6. Platetes
  7. Rak tempat tabung reaksi
  8. Penjepit tabung reaksi
  9. Korek api
  • Bahan :
  1. Nasi
  2. Roti tawar
  3. Tepung terigu
  4. Tahu
  5. Putih telur
  6. Larutan gula

 

 

2.3  Prosedur Kerja

  1. Haluskan semua bahan makanan seperti nasi,roti tawar, tepung terigu,tahu, putih telur, dan gula. Untuk gula bisa dilarutkan dengan air.
  2. Masukkan cairan benedict ke gelas ukur secukupnya
  3. Masukkan keenam bahan makanan ke gelas ukur masing-masing
  4. Ambil bahan makanan menggunakan pipet tetes, dan letakkan pada tabung reaksi (1 bahan makanan, 1 pipet tetes)
  5. Ambil cairan benedict menggunakan pipet tetes, lalu tetesi (sebanyak 3 tetes) bahan makanan yang sudah dimasukkan ke tabung reaksi
  6. Masukkan air ke dalam gelas ukur
  7. Lalu taruh di atas kaki 3
  8. Nyalakan kompor spiritus, dan tunggu sampai air mendidih
  9. Masukkan semua tabung reaksi ke dalam gelas ukur yang berisi air mendidih
  10. Tunggu hingga bahan makanan berubah warna
  11. Ambil tabung reaksi menggunakan penjepit tabung reaksi, dan taruhlah di rak tabung reaksi
  12. Matikan kompor spiritus
  13. Amatilah perubahan warna
  14. Catatlah hasil pengamatan dalam tabel

 

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

 

3.1 Data Hasil Pengamatan

 

 

 

No.

Bahan Makanan

Warna awal

Warna setelah ditetesi benedict

Mengandung glukosa

Ya

Tidak

1. Nasi Putih

Ungu dengan endapan biru muda

_

ü

2. Roti tawar Putih

Orange

ü

_

3. Tepung Terigu Putih

Orange

ü

_

4. Tahu Putih

Ungu dengan endapan biru muda

_

ü

5. Putih Telur Putih

Orange

ü

_

6. Larutan Gula Kuning

Orange

ü

_

3.2 Pembahasan

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan makanan yang mengandung glukosa adalah roti tawar, tepung terigu,telur dan larutan gula. Makanan tersebut apabila ditetesi benedict berubah warna menjadi orange. Semakin tinggi konsentrasi glukosa dalam larutan semakin pekat pula warna yang dihasilkannya maka semakin berwarna orange maka kandungan glukosanya semakin tinggi . Nasi dan Tahu tidak mengandung glukosa karena tidak berubah warna, cairan benedict dan bahan makanan tidak menyatu, terjadi warna endapan berwarna biru.

 

BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil praktikum yang diperoleh maka dapat disimpulkan sebagai berikut :

  • Makanan yang mengandung glukosa setelah ditetesi benedict akan berubah warna menjadi orange.
  • Makanan yang mengandung glukosa adalah roti tawar, tepung terigu, putih telur, larutan gula
  • Semakin tinggi konsentrasi glukosa dalam larutan semakin pekat pula warna yang dihasilkannya
  • Nasi , dan tahu tidak mengandung glukosa

 

About these ads

One thought on “uji kandungan glukosa menggunakan benedict

  1. Pingback: LAPORAN BIOKIMIA “ANALISA KARBOHIDRAT” | rizkiamaisarah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s